Minggu, 16 Oktober 2011

Warga dan Negara

     Sebagai warga dan negara Indonesia, sebagai pemuda Indonesia, pemuda yang tangguh, pemuda yang pintar dan pemuda yang yang akan mengarahkan atau memberi tujuan mau ke arah mana bangsa ini berkembang, jangan seperti sekarang yang menururt saya Indonedia ini seperti negara yang tidak punya tujuan, di mana negara-negara tentangga kita terus bergerak maju, membangun negaranya untuk lebih baik lagi. Lihat negara kita, negara yang dahulunya di sebut MACAN ASIA, kini hanya tinggal sebuah semboyan. Kita lihat saja keadaan negara kita, negara yang porak polanda akibat segelintir ulah para KORUPTOR yang menghancurkan perekonimian kita,  walaupun dampaknya secara langsung maupun tidak langsung. Kronis itulah kondisi bangsa kita.

     Dan kita sebagai pemuda indonesia, warga dan negara indonesia yang akan memegang kendali kemana arah negara kita akan kita tuju, wajib hukumnya untuk bertindak memperbaiki kerusakan yang ada sekarang. Dengan contoh, kita tinggalkan budaya korupsi, walaupun hanya sekecil apapun bentuknya, itulah bentuk dari cikal bakal kehancuran yang akan terulang kembali.

     Di saat sifat Pancasila sudah mulai luntur perlahan-lahan, karena sistem kurikulum pendidikan kita yang membuat seperti itu, saya tidak tau mengapa berubah seperti itu. Berbeda sekali seperti di masa saya sekolah dahulu, dimana pancasila itu seperti di dadaku. Namun sekaran berganti hanya Garuda di dadaku yang tidak mempunya arti di dalamnya walaupun itu adalah lambang negara kita. Selisih paham, tawuran antar kelompok itulah yang terjadi sekarang ini. Saya sangat sedih mendengar hal ini. Tapi saya sebagai penerus bangsa ini mengemban berat untuk memperbaiki keadaan ini.

SEMANGAT!!!!!!!


Aang Fahmi Muhammad

1KA26

Jumat, 14 Oktober 2011

Pemuda dan Sosialisasi

     Bersosialisasi sangat di butuhkan untuk mendapat pengakuan status, pengakuan jati diri di tengah tengah masyarakat. Dan kebutuhan sosialisasi akan makin besar, mengingat cara bersosialisasi sekarang sudah melai bergeser, dalam artian semakin mudahnya kita bersosialisasi. Contohnya dengan menggunakan media jejaringan sosial yang banyak sudah tersedia. hanya dengan kita berdiam di suatu tempat kita sudah mendapatkan banyak teman baru bahkan menemukan teman lama. Itulah cara mudah para pemuda bersosialisai di era modern.

     Pemuda yang modern, pemuda yang smart dan sedikit bumbu individual yang sangat kuat semakin membentuk jati diri pemuda di era modern ini. Akan tetapi tidak semua pemuda di indonesia mempunyai gaya dan cara bersosialisasi seperti itu, banyak ragam cara gaya bersosialisai pemuda indonesia. Dan dengan semakin berkembangnya sosialisai, semoga banyak karya yang dihasilkan para pemuda indonesia yang bermanfaa bagi dirinya, keluarganya, masyarakat dan negara.

     Untuk mendukung agar para pemuda semakin banyak menciptakan karya yang bermanfaat dari hasil bersosialisasi, disini peran pemerintah harus di kedepankan, misalnya mendukung ide-ide para pemuda untuk membuat karyanya, dan kemudian di beri wadah untuk mensosialisasikan agar lebih banyak produk indonesia yang di hasilkan oleh pemuda indonesia semakin kaya, tidak mencontek, membeli dari produk luar negeri.







Aang Fahmi Muhammad



1KA26

Rabu, 12 Oktober 2011

Pemuda dan Sosialisasi

     Pemuda dan masa depan bangsa tidak dapat di pisahkan, terlebih bangsa INDONESIA ku tercinta ini, tumpah darahku sedang menuju jalah kehancuran, dimana banyak pemuda-pemuda tidak berfungsi sebagai mana mestinya, sudah tidak perlu lagi apa yang harus di jelaskan tentang tergusurnya fungsi pemuda oleh para petua di indonesia, kalaupun ad peran pemuda di indonesia itu hanyalah kamuflase semata, atau bisa di bilang hanya simbolis saja.
Sedih juga mendengar tentang kemirisan ini, jadi pengertian pemuda untuk saya hanyalah tumbuh dan berkembangnya anak kecil menjadi dewasa.

     Teknologi dan pemuda, di jaman sekarang sangat erat hubunganya, di mana ad perkembangan teknologi di sana para pemuda indonesia berada di paling depan untuk menggantikan para petua yang sudah tidak mengerti atau paham akan perkembangan teknologi yang begitu pesat. Kita bisa lihat apa saja teknologi di indonesia yang berkembang pesat yang di pelopori oleh para pemuda. Dan sosialisai akan di dapatnya dari hasil perkembangan dan penelitian teknologi.
      Sosialisasi para pemuda sangat asyik untuk di amati, kita lihat saja contoh dari hasil kerja para pemuda di indonesia dari bidang teknologi dan menghasilkan sosialisasi yang sangat apik, "KOPROL" nah salah satu karya media sosial dari anak bangsa yang telah berhasil untuk sementara ini.



Aang Fahmi Muhammad

1KA26



Kamis, 06 Oktober 2011

Individu Keluarga dan Masyarakat

     Mengarah ke perkembangan teknologi yang sangat pesat di zaman sekarang ini, tak mengherankan bahwa individu atau perseorangan sangatlah semakin menonjol. Kurangnya berinteraksi dengan masyakarat di sekelilingnya dalam arti tidak secara langsung bertemu, bertatap muka untuk saling mengenal sifat dan tingkah laku satu sama lain, terkurung oleh kesibukan dan kegemaran untuk menggunakan barang yang semakin canggih, itulah yang di artikan dengan individu walaupun tidak seratus persen pengertian itu benar, dan itulah adalah pendapat saya.

     Dan semakin seiringnya berjalanya waktu sifat keindividuan seseorang akan mencapai puncaknya yaitu "bosan", butuh pendamping untuk menemani kesendirian, untuk mendapatkan perhatian dan tempat untuk mencurahkan segala kesulitan yang di temui. Maka seseorang yang individu itu akan membutuhkan sekumpulan individu yaitu keluarga. Keluarga, tempat terindah untuk menjalani hidup.

     lebih luas lagi arti sebuah keluarga maka, sebuah keluarga akan melakukan kegiatan sosialilasi ke wadah yang lebih luas yang di namakan "Masyarakat", yaitu yang terdiri dari beberapa keluarga yang mendiami suatu tempat atau wilayah untuk saling berhubungan menjalani kehidupan sehari-hari.



Aang Fahmi Muhammad

1KA26




Sabtu, 01 Oktober 2011

Penduduk Masyarakat dan Kebudayaan

          Jumlah penduduk dunia diperkirakan akan mencapai 7 milyar jiwa pada tahun 2012. Terdapat 6,7 miliar penduduk dunia saat ini dan Indonesia menempati peringkat empat dengan jumlah penduduk sekitar 237 juta penduduk yang saat ini di peroleh data dari Badan Pusat Statistik terhitung mulai oktober 2010. Bisa kita bayangkan akan penuh sesaknya bumi kita ini dengan semakin bertambah banyaknya populasi manusia dan penggandaan. Di Indonesia sendiri hal yang sangat mempengaruhi tidak terprogamnya pertambahan jumlah penduduk atau demorgafi adalah himbauan dari pemerintah yang kurang pro aktif untuk mengkampanyekan program KB dan masyarakat yang kurang menyadari akan besarnya jumlah ledakan penduduk yang akan bertambah tiap tahunya. Dari data Badan Pusat Statistik pertambahan jumlah penduduk tercatat dari tahun 2005 sampai 2010 adalah sekitar 30 juta manusia.

          Dan denga tercatatnya jumlah kematian kasar di Badan Pusat Statistik di setiap 1000 penduduk hanya 3 sampai 4 terjadi kematian tiap tahunya. Ini sangatlah tidak berimbang dengan jumlah perkembangan penduduk indonesia. Maka untuk mengatur meratanya pertumbuhan penduduk di indonesia, pemerintah harus menggaalakkan kembali program-progam yang sedang berjalan seperti sekarang ini, adalahh transmigrasi ataupun migragsi. Diharapkan dengan suksesnya program tersebut pemerataan jumlah penduduk dengan lokasi bertempat tinggalnya penduduk sendiri akan lebih merata.

          Dengan makin bertambahnya jumlah penduduk dan dengan semakin berkembangnya tehnologi maka masyarakat kita semakin lupa dengan kebudayaan kita sendiri, yaitu suatu sikap yang mencitrakan Indonesia di mata dunia. Kita sering mendengar bahkan melihat sendiri bagai mana perilaku masyarakat indonesia yang sangat melanggar nilai-nilai dari kebudayaan kita sendiri yang notabene budaya timur yang sangat erat hubunganya dengan agama dan keyakinan. Budaya barat yang terus masuk ke indonesia dan tanpa di imbangi dengan kesadaran kita sendiri untuk mempertahankan budaya kita akan semakin menggilas perilaku dan budaya masyarakat kita menjadi hal-hal yang negatif. Ini juga semakin menjauhnya kita untuk mendalai ilmu agama yang adalah penuntun jalah bagaimana cara menjalani kehidupan. Dan kita masyarakat indonesia tidak bisa menyalahkah budaya barat yang terus berkembang di negara kita. Saya harap semua rakyat indonesia dapat mempertahakan kebudayaan timurnya dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.



Aang Fahmi Muhammad

1KA26