Senin, 09 Januari 2012

ISD Sebagai Salah Satu MKDU

Ilmu Sosial Dasar adalah mata kuliah yang mengasyikan. Membosankan????tentu tidak, apa yang ada di benak saya adalah sebuah mata kuliah yang melatih kepekaan kita akan sosialisasi, merasakan kehidupan yang jamak berada di tengah-tengah masyarakat. Kita bisa mempelajari hal itu semua pada mata kuliah Ilmu Sosial Dasar.

Banyak materi yang di ajarkan pada mata kuliah ini. Dan saya sebagai mahasiswa yang baru saja mendapatkan mata kuliah ini saya akan coba merasakan dan terus mendalami hal-hal sesuatu yang  baru yang ada di mata kuliah ini.

Untuk membedakan dengan IPS,,,menurut saya hanya berbeda tipis dengan IPS. Ilmu Pengetahuan Sosial,,hal sangat umum yang di pelajari, berbeda dengan Ilmu Sosial Dasar. Semua tentang dasr-dasar yang ada di dalam kesosialan akan di pelajari di sini.

Semoga semua ini akan menjadi lompatan batu untuk saya , yang semakin dewasa yang semakin menuntut untuk terus bersosialisasi.


 A'ang Fahmi Muhammad


1KA26

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat

Demo yang berujung keributan, kekacauan, anarki adalah hal-hal yang lumrah kita lihat. Mulai dari media elektronik dan cetak menyediakan kejadian itu semua.
Apa penyebab dari hal-hal itu semua??
Ada sesuatu masalah yang tidak terbuka terjadi di sana, seolah di tutup-tutupi agar mendapat keuntungan yang lebih banyak atau untuk melewati birokrasi yang tidak ada ujungnya.
Bagaimana intergrasi akan selau ada, malah sebaliknya.
Masyarakat di tuntut untuk bisa berintegrasi dari suatu pemasahan yang selalu merugikan masyarakat pada umumnya yang tengah mencari kehidupan yang lebih baik di era demokrasi sekarang ini.
Sebagai contoh gagalnya integrasi masyarakatn adalah kasus di Bima, di NTT.
Pertentangan sosial di sana sangat terasa sekali, bagaima reaksi masyarakat sekitar ketika di daerahnya akan di bangun tambang, dan memungkinkan lingkungan tempat tinggal mereka akan terganggu oleh limbah hasil tambang. Di mana pertentangan sosial ada di tengah-tengah konflik itu.
Semoga permasalahan ini akan teratasi tanpa ada salah satu pihak yang terugikan.



A'ang FAhmi Muhammad

1KA26

Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan

Jumlah tingkat kemiskinan di Indonesia semakin tahun semakin membaik, artinya jumlah orang miskin di indonesia semakin sedikit, dan seseorang yang mempunyai penghasilan di atas Rp.9000/hr dikategorikan adalah tidak MISKIN!!!!!!
itulah hasil survey yang dapat di laporkan oleh salah satu lembaga pemerintah di.
Terbalik 180 derajat dengan hasil survey yang dihasilkan oleh sebuah LSM, yang menemukan bahwa kemiskinan di Indonesia bertambah jumlahnya tiap tahun. Dan saya pun sebagai penulis justru lebih percaya dengan hasil survey dari LSM, tidak usah di beri penjelasan secara detil alasan mengapa saya memilih hasil survey dari LSM, sudah terlihat dengan jelas apa yang kita saksikan di kehidupan kita sehari-hari.

Miris, sedih dan ingin marah saya mendengarnya.

Dan saya sebagai generasi muda, generasi yang akan membangun Indonesia dengan segala kemampuan saya akan mengatasi masalah ini, tidak hanya masalah kemiskinan saja, SEMUANYA,,,!!!!!

Dengan memanfaatkan teklogi yang terus berkembang saat ini saya aka berusaha dengan sekuat tenaga dan pikiran saya untuk meringankan masalah ini.
Memang sulit untuk merealisasikan kenyataan ini. Contoh sederhana saja, jaringan internet yang sudah mulai umum atau terbiasa dengan internet. Dengan sisitem jaringan internet di harapkan informasi-informasi yang terbaru, sesuatu informasi yang bermaaf dapat langsung di serap oleh para masyakat dan kemudia di sampaikan ke banyak orang yang sebelumnya belum bisa mengakses internet.
Dan harapan dengan banyaknya informasi yang tersedia di dalam jaringan internet semoga ada orang yang lebih mengarti mengajak orang laen yang belum mengerti.



A'ang FAhmi Muhammad

1KA26

Agama dan Masyarakat

Agama di Indonesia terdidri dari keannekaragaman, kehidupan yang berdampingan, saling menghormati antara satu yang laen begitu menyenangkan. Tetapi di akhir-akhir ini mulai menguat soal isu-isu keagamaan yang muncul ke permukaan, di mulai dari konflik internal sendiri di dalam agama tertentu atau antar agama. Hal-hal yang seperti inilah yang seharusnya mendapatkan perhatian serius dan cepat tanggap oleh pemerintah untuk menyelesaikanya. Ini sangat riskan sekali jika terlambat untuk tida cepat di atasi.

Ingat agama di Indonesia mencerminkan kepribadian seseorang yang menganutnya, jika di aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sangatlah kuat, kebersamaan, pengorbanan dan banyak hal yang masih terkandung di dalamnya. Tak terbayangkan apa jadinya jika masalah yang sangat sensitive ini terlambat di atasi, lambat laut semakin menambah kesemrawutan masalah yang ada di Indonesia.

Pemerintah dan para pemuka agama di indonesia perlu turun tangan untuk menyelesaikan konflik tersebut, agar di kemudian hari, masa depan indonesia yang sedang hancur ini akan teratasi.
AMIN..3X
.


A'ang Fahmi Muhammad




1KA26

Sabtu, 19 November 2011

Masyarakat Perdesaan dan Masyarakat Perkotaan

     Hilir pikuk dan kekacauan di negara kita mengubah perilaku kehidupan masyarakat di perdesaan dan perkotaan, dari mulai ulah pejabat yang seolah-olah peduli pada rakyatnya, kemudian koruptor yang makin buncit perutnya, si penegak hukum yang terus bersujud kepada KEUANGAN YANG MAHA ESA. Sudah hancur negara kita ini.

     Masyarakat perdesaan yang mulai kehilaangan rasa kedesaanya dan gaya hidup hedonisme yang mulai di gengsikan, lalu yang paling memprihatinkan gaya sex bebas!!!. Nah itulah masyarakat perdesaan sekarang. Informasi dan Teknologi yang terus berkembang yang terus masuk kesemua lapisan masyarakat, baik itu masyarakat perdesaan atau perkotaan tanpa bisa menyaring mana yang positif dan mana yang negatif, mana yang sesuai dengan budaya kita dan tidak sesuai dengan budaya kita semakin membenamkan rasa kehidupan perdesaan yang sesungguhnya. Dan itu semua kita harus legowo untuk menghadapi perubahan yang sangat ekstrem inI. Dan semoga masyarakat di perdesaan akan mulai memupuk kembali rasa kedesaanya kembali seperti masa kecil saya dulu yang masih tinggal di desa.

     Berbeda sekali, masyarakat di perkotaan adalah orang-orang yang selalu terus mengupdate dirinya, baik itu perilaku, style dan informasi. Keindividuan dan ketidak pedulian masyarakat perkotaan yang mendifinikan dirinya sendiri adalah alat untuk bertahan hidup di tengah-tengah kehidupan perkotaan. Saling berlomba-lomba mencari kepuasan tanpa memperdulikan apa yang akan terjadi di sekelilingnya. Namun itu semua adalah kenyataan yang harus masyarakat perkotaan jalani.

     Pemerintah-pemerintah fungsi dan namamu semakin buruk di mata rakyatmu sendiri, kami butuh perhatian yang real, bukan rencana perhatian yang kalian susun dengan panjang lebar.



Aang Fahmi Muhammad

1KA26

Kamis, 03 November 2011

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat

     Kehidupan bermasyarakat di hadapkan dengan kenyataan bperbedaan, entah perbedaaan dalam derajat, cara hidup dan pola hidup. Dimana derajat, cara hidup dan pola hidup masyarakat yang lebih tinggi akan menuntut keistimewaan dan kenyamanan dalam hidupnya, dan sebaliknya terlalu susah sebagai masyarakat di tingkat bawah yang menginginkan kehidupan seperti kehidupan orng atas atau golongan mapan. Tentunya kenyataan ini memang harus di hadapi.

      Maka dari itu di butuhkan sebuah persamaan derajat di tengah-tengah kehidupan masyarakat untuk meredam perbedaan yang mencolok. Entah itu kesamaan dalam mendapatkan perlakuan masyarakat atau perlakuan soaial, karena sama-sama manusia. Memang terlalu susah untuk mendapatkan semua itu.

      Seharusnya pemerintah juga ikut andil dalam menyamakan kesamaan derajad di tengah-tengah kehidupan bermasyrakat untuk meredam kesenjangan sosial yang akan terjadi.




A'ang Fahmi Muhammad

1KA26


Minggu, 16 Oktober 2011

Warga dan Negara

     Sebagai warga dan negara Indonesia, sebagai pemuda Indonesia, pemuda yang tangguh, pemuda yang pintar dan pemuda yang yang akan mengarahkan atau memberi tujuan mau ke arah mana bangsa ini berkembang, jangan seperti sekarang yang menururt saya Indonedia ini seperti negara yang tidak punya tujuan, di mana negara-negara tentangga kita terus bergerak maju, membangun negaranya untuk lebih baik lagi. Lihat negara kita, negara yang dahulunya di sebut MACAN ASIA, kini hanya tinggal sebuah semboyan. Kita lihat saja keadaan negara kita, negara yang porak polanda akibat segelintir ulah para KORUPTOR yang menghancurkan perekonimian kita,  walaupun dampaknya secara langsung maupun tidak langsung. Kronis itulah kondisi bangsa kita.

     Dan kita sebagai pemuda indonesia, warga dan negara indonesia yang akan memegang kendali kemana arah negara kita akan kita tuju, wajib hukumnya untuk bertindak memperbaiki kerusakan yang ada sekarang. Dengan contoh, kita tinggalkan budaya korupsi, walaupun hanya sekecil apapun bentuknya, itulah bentuk dari cikal bakal kehancuran yang akan terulang kembali.

     Di saat sifat Pancasila sudah mulai luntur perlahan-lahan, karena sistem kurikulum pendidikan kita yang membuat seperti itu, saya tidak tau mengapa berubah seperti itu. Berbeda sekali seperti di masa saya sekolah dahulu, dimana pancasila itu seperti di dadaku. Namun sekaran berganti hanya Garuda di dadaku yang tidak mempunya arti di dalamnya walaupun itu adalah lambang negara kita. Selisih paham, tawuran antar kelompok itulah yang terjadi sekarang ini. Saya sangat sedih mendengar hal ini. Tapi saya sebagai penerus bangsa ini mengemban berat untuk memperbaiki keadaan ini.

SEMANGAT!!!!!!!


Aang Fahmi Muhammad

1KA26